Beranda » artikel » Pengaruh gaya hidup terhadap Penyakit

Pengaruh gaya hidup terhadap Penyakit

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 8 pengikut lainnya

Komentar Terbaru

Alam tidak hanya menyediakan kebutuhan manusia maupun binatang yang hidup diatasnya. Sebuah keseimbangan tentu sudah terjalin dan ada diatas permukaan bumi ini. Sebagaimana telah ada sebuah penyakit yang secara langsung atau tidak sebenarnya juga berasal dari alam itu sendiri. Sadar atau tidak segi kesehatan adalah sebuah efek dari pengaruh gaya hidup maupun kebiasaan yang membuat manusia menumpuk sebuah zat yang sebenarnya tidak diperlukan yang akhirnya karena tubuh tidak memerlukan timbullah gejala yang mengganggu kesehatan. Lepas dari dunia kedokteran yang memberikan keterangan bahwa penyakit karena bakteri, virus dan lainnya, menurut pribadi saya yang awam masalah kedokteran memberikan pengertian atau arti dari  penyakit adalah:

  • sesuatu yang ada di dalam tubuh yang tidak seharusnya ada disitu. Atau kata lain barang atau sesuatu yang tidak pada tempatnya dan terselip dalam tubuh inang.

Sebuah pengertian yang bukan berasal dari kosa kata ataupun dari kamus besar bahasa Indonesia. Kalau merasa tidak setuju mohon maaf. Dalam posting ini bukan tujuan untuk membahas masalah arti dari penyakit atau kesehatan, jadi membuat arti yang agak mengandung unsur plesetan. Namun itulah menurut saya pribadi. Kita tahu saat ini beragam penyakit lama maupun penyakit yang baru muncul, entah sudah berapa ratus jenis penyakit yang ada dan sewaktu-waktu menyerang tubuh kita. Tapi seberapa besar efek gaya hidup terhadap bertambahnya penyakit baru. Sekilas flashback terhadap masa kecil saja, dulu waktu masih kecil kita jarang sekali mendengar istilah penyakit yang aneh-aneh yang paling banyak adalah penyakit flu seperti batuk pilek atau sakit kepala. Sedikit sakit perut dan pengobatanpun cukup murah dan mudah hanya berbekal jamu racikan sendiri orang sudah sembuh. Cukup dengan modal jahe, kunyit, kencur dan beberapa macam tumbuhan obat yang ada di kebun sudah bisa menyembuhkan bermacam-macan penyakit. Tetapi sekarang lihat saja kenyataan orang sakit kepala kalau tidak minum obat seperti paracetamol atau lainnya yang buatan pabrik sulit sembuh. Itupun tidak cukup 1 butir pil namun harus 1 paket padahal kakau dulu sakit kepala ringan sembuh dengan istirahat.  Lepas dari segi kedokteran memang saat ini kenyataan yang ada terutama dari segi makanan yang kita santap setiap hari adalah obat, percaya atau tidak minimal adalah bahab kimia. Waktu sekolah di SMA pernah di ingatan oleh guru kimia bahwa jangan terlalu banyak makan atau memakai bumbu dapur mono sodium glutamat ( msg) atau orang jawa bilang micin penyedap rasa karena akan menimbulkan penyakit kanker. Tapi sekarang hampir semua masakan diberi penyedap msg. Belum lagi kenyataan saat ini dari makanan pokok yaitu nasi dengan padi yang hidup dari pupuk pabrik seperti urea kcl dll yang masuk dalam tubuh tiap hari. Plus kemajuan jaman dan tehnologi efek dari radiasi seperti gelombang elektromagnet dari listrik, handphone, sinyal radio tv dan sejenisnya menambah mudahnya kekebalan tubuh menurun.
Coba jawab beberapa pertanyaan singkat seputar gaya hidup :

  • berapa jam tiap hari anda menggunakan handphone aktif?
  • Berapa jam anda menghadap mesin elektronik seperti computer televisi
  • Berapa persen anda memakan lauk dengan daging ayam potong dalam tiap minggu?
  • Berapa kali dalam sehari anak-anak membeli jajanan plastik yang banyak beredar yang mengandung bahan pengawet kimia?
  • dan masih banyak pertanyaan kain seputar gaya hidup yang berhubungan dengan kesehatan.

Secara jujur saya sendiri akan menjawab 50% lebih menyatakan pengaruh gaya hidup mempengaruhi tingkat kesehatan terutama segi kekebalan tubuh dan penumpukan bahan kimia yang mengendap sedikit demi sedikit dalam tubuh.
Beruntunglah bagi warga desa yang hidup di pegunungan pengaruh gaya hidup masih sedikit dan masih banyak aspek alami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sedikit mengandung bahan kimia.

Beberapa efek dari gaya hidup untuk kesehatan yang muncul

contohnya adalah penyakit seperti kanker, penurunan daya tahan tubuh, ketergantungan tubuh dengan bahan kimia. Seperti obat dari pabrik, mata minus atau plus, timbulnya penyakit baru belum lagi gaya hidup tentang pergaulan bebas yang menimbulkan penyakit lain.
Hiduplah dengan gaya hidup sehat agar kamu bisa berprestasi


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: